Batauga – Sejumlah masa aksi yang tergabung dalam Komite Rakyat Demokratik Buton (Komrad Buton), Kamis (27/2/2025) melakukan aksi demonstrasi terkait pelantikan dan mutasi jabatan yang di lakukan mantan Penjabat (Pj) Bupati Buton, Ridwan Badallah.
Mereka melakukan orasi di sejumlah tempat, mulai dari Dinas Kesehatan hingga gedung DPRD Buton Selatan.
Dalam aksinya itu, demonstran meminta semua pihak untuk dapat menahan diri dalam menyikapi pelantikan yang sudah terjadi agar tidak terjadi kegaduhan dan polemik di dalam birokrasi sehingga dapat mengganggu akses pelayanan optimal kepada masyarat di Bumi Gajah Mada.
Demonstran juga mendesak kepada pejabat eselon dua yang telah dilantik agar menjalankan tugas dan amanah yang diberikan dengan semestinya demi daerah dan masyarakat Buton Selatan.
Terhadap pejabat yang telah di mutasi diminta agar legowo menerima keputusan tersebut. Namun apabila belum bisa menerima, demonstran meminta untuk mengadu sesuai aturan yang telah berlaku, tanpa harus membuat kegaduhan ditengah masyarakat.
“Agar tidak terjadi polemik di susunan birokrasi Pemda Busel, sehingga pelayanan masyarakat tidak terhambat dalam kondisi apapun, sembari menunggu keputusan Bupati definitif apakah akan mencabut Keputasan yang dilakukan atau melanjutkannya,” ungkap Koordinator Aksi, Rikman.
Selanjutnya masa aksi yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada anggota DPRD Busel tidak dapat tersalurkan. Sekretaris DPRD Buton Selatan, Zainal yang menerima para demonstran mengatakan anggota DPRD Busel sementara melakukan tugas luar daerah.
“Lagi tugas luar daerah,” kata Zainal.
Diketahui, menjelang masa jabatannya berakhir sebagai Pj Bupati Buton Selatan, Ridwan Badallah melakukan mutasi dan pelantikan terhadap sejumlah jabatan di Pemkab Buton Selatan pada 18 Februari 2025. Dalam pelaksananya terdapat pro kontra, bahkan muncul beberapa nama yang terang-terangan tidak menerima pemutasiannya dengan alasan tidak memiliki peraturan teknis (Pertek).
Dengan munculnya polemik tersebut kemudian berefek pada pelayanan administrasi, khususnya pada sisi penandatanganan berkas dan sejumlah kegiatan birokrasi lainnya.







































































