Batauga – Kementerian Agama ( Kemenag) Buton Selatan (Busel) memberikan santunan kepada 150 anak yatim dan kaum dhuafa di Buton Selatan, Senin (23/12/2024). Kegiatan merupakan rangkain peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag yang jatuh pada 3 Januari 2025.
Kegiatan yang diselenggarakan di gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga tersebut turut dihadiri Penjabat (Pj) Muhammad Ridwan Badallah.
Dalam kesempatannya, Pj Bupati Selatan, Ridwan Badallah memuji sekaligus mengapresi kegiatan pemberian santunan yang laksanakan Kemenag Busel itu.
Ridwan Badallahpun kepincut membuat sebuah terobosan dalam upaya mensejahterakan anak yatim dan kaum duafa di Negeri Gajah Mada.
“Tujuan kami sesungguhnya dan harapan saya agar tidak hanya memberikan bantuan tapi bagaimana kita mengelola mereka (kaum dhuafa),” katanya.
Salahsatunya memberdayakan kaum dhuafa dengan memberikan bantuan usaha sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga mereka sejahtera yang pada akhirnya kaum dhuafa di Buton Selatan berkurang, bahkan habis.
“Sehingga pelan-pelan kaum dhuafa di Buton Selatan ini bisa berkurang dan pada akhirnya kita harapkan kaum dhuafa tidak ada lagi di Buton Selatan,” harap Ridwan.
Kemudian memberikan beasiswa bagi anak yatim yang sementara mengenyam pendidikan ditingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Buton Selatan.
Menurutnya anak-anak yatim merupakan amanah dari Allah SWT, dan Pemkab memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan dan kasih sayang kepada mereka, dan dengan adanya acara ini, menandakan bahwa Pemerintah ada untuk mereka.
Lebih lanjut dikatakan, sebagai langkah awal dalam mensejahterakan kaun dhuafah di Busel, Ridwan Badallah akan melakukan pertemuan bersama Kemenag dan OPD terkait. Kemudian akan melakukan verifikasi dan validasi jumlah kaum dhuafa di Busel.
“Semoga santunan yang diberikan hari ini, membantu meringankan beban mereka, untuk itu saya juga mengajak untuk kita bersama merawat kebersamaan dan semangat berbagi, untuk saling mendukung dan berbuat baik, sehingga kita dapat menciptakan kondisi yang baik bagi anak-anak yatim yang ada di Buton Selatan,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Kantor Kantor Kemenag Buton Selatan, Muchtar yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Buton Selatan, Muhammad Ilham Ibnu Wahid, mengatakan, kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa pada hari itu merupakan rangkaian kegiatan HAB Kemenag yang telah dimulai pada 5 Desember 2024.
Terdapat 150 orang anak yatim dan kaum Dhuafa yang diberikan santuan pada hari itu. Mereka adalah anak yatim dari madrasah, dari sekolah juga yang menjadi binaan guru-guru agama. Anggarannya bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
“Jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 200. Secara akumumulatif kita membagi 1150 orang karena pada tanggal 10 Muharam kemarin kami Kemenag menyelenggagarakan yang namanya lebaran yatim. Lebaran yatim itu kami membagikan 1000 paket karena kuota untuk hari amal bhakti itu sudah berkurang karena disalurkan lebih awal pada 1 muharam. Sehingga totalnya 1150 pada tahun ini,” jelasnya.
Adapun paket santunan yang diberikan pada hari itu, kata Muhammad Ilham Ibnu Wahid antara lain empat kilogram beras, setengah rak telur dan minyak goreng. Nilainya sekira 150 ribu.
Melalui kegiatan tersebut, Ia berharap ASN yang bergabung dalam kementerian Agama bisa menumbuhkan semangat berbagi. Kemudian menumbuhkan kesadaran untuk tetap membayar infaqnya pada unit yang dibawa Kementerian Agama, mengingat program yang dilaksanakan tiap tahun itu terasa manfaatnya untuk masyarakat.
Lebih lanjut dikatakan, setelah kegiatan santunan anak yatim dan kaum Dhuafa itu, masih ada rangkaian kegiatan dalam menghadapi HAB yaitu Perseni.







































































