Response Time Damkarmat Buton Masih di Bawah Standar Nasional

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 18:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasarwajo – Kecepatan waktu tanggap atau response time pada Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Buton masih di bawah Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Idealnya response time dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) berdasarkan peraturan Kementerian Dalam Negeri yaitu 15 Menit sejak menerima pengaduan sampai gelar selang siap semprot di lokasi kebakaran, sehingga dapat cepat menyelamatkan nyawa maupun harta benda saat kejadian kebakaran maupun penyelamatan lainya.

Kepala Damkarmat Buton, Murad mengatakan terdapat sejumlah kendala dalam memenuhi response time tersebut, diantaranya kondisi armada pemadam kebakaran yang minim dan mengalami kerusakan parah hingga tidak bisa dioperasikan.

Baca Juga :  TP PKK Buton Ajak Kader Turunkan Angka Stunting

Kata murad, karena kerusakan ini juga yang membuat pihaknya tidak dapat membantu menangani kebakaran rumah warga di Desa Wangu-wangu, Kecamatan Pasarwajo pada Rabu (16/10/2024).

“Armada ini ada dua unit namun sudah tua yang satu nya tahun 2001 dan yang satunya lagi tahun 2018. Mobil yang pertama itu sudah ada dari pertama waktu pemekaran kabupaten buton yang diambil dari Baubau. Setelah itu tidak ada lagi pengadaan unit tambahan,” katanya.

Selain armada, masalah lainnya yaitu jarak tempuh. Menurutnya, dengan cakupan wilayah Buton yang cukup luas dipandang perlu adanya tambahan pos Damkar baru.

Baca Juga :  Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula

Ia mencontohkan, seperti kebakaran yang terjadi di Desa Wangu-wangu. Dimana jarak tempuh dari Kantor Damkarmat Buton ke Wangu-wangu bisa memakan waktu 30 sampai 40 menit, maka bisa dipastikan rumah korban kebakaran sudah tidak utuh lagi.

Untuk itu dia berharap adanya perbaikan dan penambahan armada pemadam kebakaran. Kemudian penambahan empat pos damkar masing-masing 1 pos di Kecamatan Kapuntori, Lasalimu, Lasalimu Selatan dan Wabula.

Nantinya kata Murad, tiap pos akan ditempati tujuh orang petugas Damkarmat yang siap merespon laporan kejadian. Ini dilakukan untuk memangkas jarak tempuh.

Berita Terkait

Satgas TMMD Kodim 1413/Buton Genjot Pembangunan MCK Demi Sanitasi Berkualitas
Rehabilitasi Jalan TMMD Desa Labuandiri Dikebut, Akses Jalan Warga Kian Terbuka
Pimpin Upacara Pembukaan TMMD ke 129, Bupati Buton Serukan Perkuat Sinergi Membangun Negeri dari Desa
Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum
Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA
Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula
Bupati Buton Lepas Atlet Kempo Menuju Kejurnas Shorinji Kempo 2025

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:47 WITA

Satgas TMMD Kodim 1413/Buton Genjot Pembangunan MCK Demi Sanitasi Berkualitas

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:34 WITA

Rehabilitasi Jalan TMMD Desa Labuandiri Dikebut, Akses Jalan Warga Kian Terbuka

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:35 WITA

Pimpin Upacara Pembukaan TMMD ke 129, Bupati Buton Serukan Perkuat Sinergi Membangun Negeri dari Desa

Jumat, 12 September 2025 - 07:43 WITA

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:59 WITA

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Berita Terbaru