Golkar Sultra Buka Suara Soal Mosi Tidak Percaya Terhadap Ketua DPRD Buton

- Jurnalis

Senin, 23 Januari 2023 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasarwajo – Sekretaris DPD I Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Basri buka suara terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan 20 anggota DPRD Buton terhadap Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad.

Muhammad Basri mengatakan, pergantian Ketua DPRD mempunyai mekanisme dan undang-undang, bukan melalui mosi tidak percaya. Pimpinan DPRD bisa saja berganti jika melanggar aturan, misalnya melanggar sumpah dan janji jabatan.

“Soal pergantian Ketua DPRD itu ada mekanisme dan undang-undangnya, bukan mosi tidak percaya. Misalkan dia melanggar sumpah dan janji,” kata Muhammad Basri melalui telepon, Minggu (23/1/2023).

“Atau dia dicabut, diusulkan oleh partainya, kan yang berhak ganti partai, bukan mosi tidak percaya,” tegasnya.

Meski begitu, Basri tetap menghargai mosi tidak percaya tersebut. Namun, yang ia tanyakan apa yang dimosikan? Karena kalau hanya berdasarkan mosi tidak percaya, republik ini bisa kacau.

Baca Juga :  Wakil Bupati Buton Tekankan Pentingnya Hilirisasi Aspal Buton

“Oke saya hargai itu mosi tidak percaya, tetapi apa yang dimosikan, apakah kesalahan beliau, dibuktikan dulu kesalahan seseorang, karena kalau hanya berdasarkan mosi tidak percaya itu bisa semua di Republik ini kacau kita, saya tidak suka itu pimpinan kita buat tandatangan,” bebernya.

“Bukan saya mempertahankan, tapi saya orang taat aturan, jadi saya lihat dulu aturan sejauh mana kesalahan yang bersangkutan,” sambungnya.

Ia heran dengan keterlibatan partai lain, khususnya mengenai pergantian Ketua DPRD Buton, karena yang punya kewenangan pergantian Ketua DPRD Buton itu adalah DPP Partai Golkar.

“Yang berikutnya, yang saya herankan kok ada partai lain yang ikut-ikut, inikan kewenangan Golkar yang punya jatah pimpinan, darimana?,” jelasnya.

Kalaupun mungkin ada kesalahan atau yang dilanggar oleh Ketua DPRD Buton, maka Golkar yang menilai, dan dalam hal ini Golkar juga memiliki mekanisme di Partai, bukan Kabupaten atau Provinsi yang mengambil keputusan, tapi DPP.

Baca Juga :  Pelantikan Anggota DPRD Buton Tinggal Tunggu SK Gubernur

“Harusnya kalau dia melanggar di internal DPR, diproses sesuai aturan, diperiksa dulu oleh badan kehormatan, baru kalau ada kesalahan disampaikan kepada partai yang bersangkutan dalam hal ini Golkar. Golkar yang menilai dan dalam hal ini kita juga ada mekanismenya di partai, bukan Kabupaten yang ambil keputusan, bukan provinsi tapi DPP,” terangnya.

Basri mengaku, sejauh ini belum ada yang melapor atau datang ke DPD I Golkar mengenai permintaan pergantian Ketua DPRD Buton.

“Belum, hanya saya baca di media ada mosi tidak percaya itu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum
Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA
Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula
Bupati Buton Lepas Atlet Kempo Menuju Kejurnas Shorinji Kempo 2025
Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara
Serahkan SK CPNS Formasi 2024, Bupati Buton Tekankan Integritas dan Loyalitas
Pemkab Buton Kembali Sosialisasi Pembentukan KIM

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 07:43 WITA

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:38 WITA

Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:59 WITA

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:00 WITA

Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:05 WITA

Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara

Berita Terbaru

Buton

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 1 Jul 2025 - 06:59 WITA