Pemkab Buton Bersama DPRD Buton Kompak Meninjau Pasar Ompu

- Jurnalis

Rabu, 15 Januari 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Buton, Mararusli Sihaji (kanan) bersama Kepala Dinas Perdagangan Buton, Asrudin (kiri), nampak berdiskusi saat meninjau Pasar Ompu.

Ketua DPRD Buton, Mararusli Sihaji (kanan) bersama Kepala Dinas Perdagangan Buton, Asrudin (kiri), nampak berdiskusi saat meninjau Pasar Ompu.

Pasarwajo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton bersama DPRD Buton terus membangun sinergitas dalam mewujudkan pembangunan daerah di negeri penghasil aspal alam terbesar di Dunia itu.

Teranyar, Pemkab bersama DPRD Buton melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Holimombo, Kecamatan Pasarwajo, Rabu (15/1/2025).

Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi Pasar Rakyat Modern Ompu, yang berada di Kelurahan Holimombo.

Turut serta dalam kunjungan itu, Pj Bupati Buton, Laharuna yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan Asrudin, Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan, Ramli Adia, Ketua DPRD Kabupaten Buton Mararusli Sihaji, Anggota DPRD Buton Maryono, serta perwakilan dari beberapa instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Mararusli Sihaji mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi untuk memperbaiki dan membenahi fasilitas pasar agar dapat berfungsi sesuai dengan tujuan awal.

“Kami akan mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pasar ini dapat dimanfaatkan kembali dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat sekitar,” ujar Mararusli.

Rencana perbaikan pasar mencakup renovasi fasilitas, peningkatan aksesibilitas, serta penataan ulang area pasar.

Mararusli menambahkan bahwa salah satu prioritas utama adalah penambahan ruang kios dan perbaikan sarana serta prasarana yang ada.

“Kami akan memperbaiki penerangan jalan, menambah jumlah kios, serta memperbaiki jalan dan ruangannya agar lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” tambahnya.

Baca Juga :  Diskominfo Buton Sosialisasikan Pembentukan KIM di Kecamatan Kapontori

Salah satu tantangan utama dalam pemanfaatan pasar ini, menurut Mararusli, adalah terbatasnya ruang kios yang memadai.

“Banyak pedagang yang enggan pindah ke pasar ini karena ruang kios yang sempit dan fasilitas yang belum memadai, salah satunya adalah fasilitas toilet. Ke depan, kami akan memperluas ruang kios dan melakukan penataan ulang agar lebih sesuai dengan kebutuhan pedagang,” ungkapnya.

Ukuran kios saat ini 2 x 2,5 meter, rencananya dua kios kita akan gabungkan jadi satu sehingga menjadi 3 x 4 meter. Selain itu, jumlah kios akan disesuaikan dengan jumlah pedagang yang terdata, jika yang terdata sekitar 500 pedagang, maka kios juga 500.

Setelah renovasi selesai, Mararusli menambahkan bahwa DPRD dan Pemda akan melakukan sosialisasi kepada pedagang untuk memindahkan aktivitas mereka ke pasar tersebut.

“Kami targetkan pada tahun 2025, fasilitas selesai dibenahi, sehingga pada tahun 2026 seluruh pedagang dapat pindah dan memanfaatkan pasar ini secara optimal,” jelasnya.

Kepala Dinas Perdagangan Buton, Asrudin, S.Sos., M.Si., mengapresiasi perhatian serius dari DPRD dan Pemda terhadap pengembangan Pasar Sore Ompu.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Ketua DPRD dan jajarannya yang begitu konsen terhadap perbaikan pasar ini. Kami berharap anggaran fisik untuk perbaikan fasilitas dapat segera dialokasikan pada 2025,” ujarnya.

Baca Juga :  Baksos Polri Presisi, Polres Buton Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat

Asrudin berharap, dengan adanya kolaborasi antara DPRD dan eksekutif, pembangunan pasar dapat selesai tepat waktu dan memberikan kenyamanan bagi para pedagang. “Kami berharap pada akhir 2025, pasar ini sudah dapat dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang pasar Kaloko, Sumarni (45), menyatakan kesediaannya untuk pindah ke Pasar Sore Ompu, asalkan sarana dan prasarana yang ada telah diperbaiki.

“Kami tidak keberatan pindah, asalkan fasilitasnya sudah memadai. Sebelumnya kami sempat pindah ke sana, namun karena kurangnya keamanan dan fasilitas, beberapa pedagang mengalami kecurian. Akhirnya, kami kembali lagi ke pasar yang lama,” ujar Sumarni.

“Kami tidak keberatan pindah, asalkan fasilitasnya sudah memadai. Sebelumnya kami sempat pindah ke sana, namun karena kurangnya keamanan dan fasilitas, beberapa pedagang mengalami kecurian. Akhirnya, kami kembali lagi ke pasar yang lama,” ujar Sumarni.

Sumarni berharap perbaikan fasilitas seperti penambahan ruang kios, penerangan, dan penguatan sistem keamanan dapat segera dilakukan.

“Jika fasilitas sudah memadai, kami yakin seluruh pedagang dan masyarakat akan dengan senang hati berjualan di Pasar Sore Ompu,” tutupnya.

Berita Terkait

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum
Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA
Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula
Bupati Buton Lepas Atlet Kempo Menuju Kejurnas Shorinji Kempo 2025
Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara
Serahkan SK CPNS Formasi 2024, Bupati Buton Tekankan Integritas dan Loyalitas
Pemkab Buton Kembali Sosialisasi Pembentukan KIM

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 07:43 WITA

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:38 WITA

Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:59 WITA

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:00 WITA

Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:05 WITA

Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara

Berita Terbaru

Buton

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 1 Jul 2025 - 06:59 WITA