Batauga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Adios dan Wakil Bupati La Ode Ridwal bakal mewujudkan program pengembangan jaringan ke wilayah pelosok, sehingga di tahun 2025 tidak ada lagi wilayah di Bumi Gajah Mada mengalami kendala konektivitas dan aksesibilitas.
Salah satu rencana program pengembangan jaringan ke wilayah pelosok yang segera diwujudkan adalah pembangunan infrastruktur kabel bawah laut untuk Pulau Kadatua dan Siompu.
Sejumlah langkah nyata telah dilakukan Pemkab Buton Selatan untuk merealisiakan program tersebut. Terkini, Pemkab setempat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buton Selatan melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buton Selatan, Jafar, mengakui jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM terkait pengusulan pembangunan kabel bawah laut untuk wilayah Kecamatan Kepulauan Kadatua dan Siompu.
Jafar menyebutkan, langkah ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah di awal masa pemerintahan Bupati definitif Kabupaten Buton Selatan.
“Ini merupakan langkah awal dalam merealisasikan perintah perdana Bupati definitif Buton Selatan,” ujar Jafar, Sabtu (22/2/2025).
Program pembangunan kabel bawah laut ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Buton Selatan dalam menjawab tantangan era digital saat ini. Terlebih, wilayah kecamatan kepulauan di Buton Selatan masih mengalami kendala konektivitas jaringan seluler.
Karena itu, pihaknya merasa perlu berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekaligus meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam rangka mendorong kesejahteraan ekonomi di wilayah kepulauan.
“Kami berharap program ini dapat meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat Buton Selatan,” tambah Jafar.
Ia juga menyampaikan target Pemkab agar di tahun 2025 tidak ada lagi wilayah di Buton Selatan yang mengalami kendala konektivitas dan aksesibilitas, termasuk Kecamatan Batu Atas yang saat ini masih dalam tahap audiensi dengan Kementerian ESDM.







































































