Pimpin HAB Ke-79, Sekda Buton Sampaikan Pesan Menteri Agama RI

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaludin.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaludin.

Pasarwajo – Penjabat (Pj) Bupati, La Haruna SP. MSi diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Asnawi Jamaludin S.Pd.,M.Si menjadi Inspektur upacara (Irup) pada peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke- 79 Kementerian Agama (Kemenag) tingkat Kabupaten Buton.

Upacara dalam rangka peringatan hari ulang tahun Kementerian Agama RI, bertempat di halaman Kantor kemenag Buton, Jumat (3/1/2025) pagi.

Bertindak sebagai Komandan Upacara yaitu Kepala MIN 1 Buton, Zulkarnain Ays, S.Ag.

Upacara Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke- 79 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.”

Sekda Buton, Asnawi Jamaludin membacakan sambutan Menteri Agama RI Agama Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA menyampaikan, saat ini kita kembali memperingati hari bersejarah bagi kementerian agama dan seluruh umat beragama 79 tahun yang lalu tepatnya 3 Januari 1946 kementerian agama resmi dibentuk dalam kabinet Syahrir 2 dengan menteri agama pertama H. Muhammad Arsjidi.

“Penamaan hari amal bakti merefleksikan sikap rendah hati dan nilai-nilai pengabdian luar biasa para pendahulu kita dalam memaknai kehadiran kementerian agama,” kata Sekda Buton.

Asnawi juga menyampaikan, Kementerian agama mendukung dan mengimplementasikan asta cipta pemerintahan Prabowo Gibran antara lain memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia hingga memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan alam dan budaya.

“Pidato pertama menteri agama pada 4 Januari 1946 menegaskan bahwa kementerian agama membawa misi untuk memelihara dan menjamin kepentingan agama-agama serta pemeluk-pemeluknya,” lanjutnya.

Asnawi menuturkan, salah satu tugas terpenting kementerian agama di samping bimbingan kehidupan beragama dan sarana peribadatan ialah peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Selain itu, mendukung program prioritas pemerintahan Prabowo Gibran makan bergizi gratis akan dilaksanakan pada lembaga pendidikan binaan kementerian agama.

Lebih lanjut, Kementerian Agama terus berkomitmen pada proses reformasi birokrasi dan penguatan meritokrasi dalam tata kelola organisasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Buton Lantik Kepala Desa Harapan Jaya

Para pimpinan di kementerian agama harus tampil terdepan dalam komitmen kejujuran dan keteladanan pemberantasan korupsi almarhum Baharudin lupa mengatakan banyak yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak teman yang sama-sama salah.

“Kita patut bersyukur dan memberikan apresiasi atas penghargaan satuan kerja menuju wilayah bebas dari korupsi pada 2024 yang diberikan kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi kementerian PAN dan RB kepada 5 kantor kementerian agama kabupaten kota dan 3 madrasah Aliyah Negeri Man binaan kementerian agama,” sambung Sekda Buton.

Pada kesempatan tersebut juga, melalui sambutannya Sekda mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra Kementerian Agama yakni DPR RI, DPD RI, kementerian lembaga, TNI, Polri, Gubernur, Bupati/Walikota, ormas-ormas keagamaan, guru, akademisi, media, lembaga swadaya masyarakat, ulama dan rohaniawan, badan penasehatan pembinaan dan pelestarian perkawinan, pengelola dana keagamaan.

Diketahui, upacara hari amal bakti tingkat Kabupaten Buton dihadiri oleh Dandim 1413/Buton, diwakili oleh Danramil 1413-02/Pasarwajo, Kapten Inf. Nelson Amirullah, Kapolres Buton AKBP Rudi Silaen SH.,SIK.,M.IKom, Ketua Pengadilan Agama Kab.Buton, Sudarmin H.Mi.,Tang.,SHi.,MH, Kepala Kantor Kementrian Agama Kab.Buton, H.Mustar,S.Ag.,MA, Asisten I Kab.Buton, Alimani S.Sos, M.Si.

Selain itu, turut hadir Ketua MUI Kab.Buton Diwakili Sekretaris umum H.Hamid Rijali S.Pd.,M.PFis, Para OPD lingkup Kabupaten Buton, Para pejabat utama Kementrian Agama Kab.Buton, Para KUA se-Indonesia Kabupaten Buton, Perwakilan masyarakat dari tokoh agama,tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Diketahui, sebanyak enam Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton dalam upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke- 79 yang berlangsung di halaman kantor setempat, Jumat (3/1/2025) pagi.

Penyerahan Satyalancana Karya Satya (SLKS) merupakan tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menunjukkan pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugasnya yang telah berbakti secara terus menerus selama 10, 20, atau 30 tahun.

Baca Juga :  Pemkab Buton Ubah Status 2 SMP dan 18 PAUD Swasta Menjadi Negeri

Mereka masing-masing, Kepala Madrasah, La Dumi Diwan, Wakamad Kesiswaan, Munawar Abid, Wakamad Humas, Safiudin.

Wakamad Sarpras, Drs. La Isungku Iyani Isungku. Bendahara Madrasah Baari Mardan, Jon Herman dan Minarni Wa Ode

Sejarah Peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag RI

Hari Amal Bhakti Kemenag memperingati sejarah berdirinya Departemen Agama, yang kini dikenal sebagai Kementerian Agama, di Indonesia. Berdasarkan informasi dari situs resmi Kemenag RI, gagasan pembentukan Departemen Agama pertama kali diajukan oleh Muhammad Yamin dalam Sidang BPUPKI pada 11 Juli 1945.

Gagasan tersebut kemudian dibawa ke Sidang PPKI pada 19 Agustus 1945, tetapi menghadapi penolakan dari beberapa pihak. Meskipun begitu, upaya untuk mewujudkan pembentukan Departemen Agama terus berlanjut.

Pada 25-27 November 1945, usulan ini kembali muncul dalam Sidang Pleno KNIP. Tiga utusan dari KNI Banyumas, yakni K.H. Abu Dardiri, K.H.M. Saleh Suaidy, dan M. Sukoso Wirjosaputro, menyampaikan usulan tersebut. Sidang KNIP akhirnya menyetujui secara aklamasi. Presiden Sukarno kemudian mengkomunikasikan hal ini kepada Wakil Presiden Mohammad Hatta. Setelah melalui diskusi, nama “Departemen Agama” dipilih dan ditetapkan sebagai “Kementerian Agama.”

Hari Amal Bhakti Kemenag pada 3 Januari merujuk pada Penetapan Menteri Agama Nomor 6 Tahun 1956 tertanggal 1 Maret 1956, yang menyatakan bahwa 3 Januari 1946 merupakan tanggal berdirinya Departemen Agama, sesuai dengan Penetapan Pemerintah Nomor 1/S.D. tertanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H).

Pada peringatan ke-34 tahun pada 3 Januari 1980, istilah “hari lahir Departemen Agama” diubah menjadi “Hari Amal Bhakti Departemen Agama RI,” yang sekarang dikenal sebagai Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI.

Berita Terkait

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum
Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA
Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula
Bupati Buton Lepas Atlet Kempo Menuju Kejurnas Shorinji Kempo 2025
Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara
Serahkan SK CPNS Formasi 2024, Bupati Buton Tekankan Integritas dan Loyalitas
Pemkab Buton Kembali Sosialisasi Pembentukan KIM

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 07:43 WITA

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:38 WITA

Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:59 WITA

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:00 WITA

Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:05 WITA

Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara

Berita Terbaru

Buton

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 1 Jul 2025 - 06:59 WITA