Baubau – Bangunan selasar yang berada di area Pasar tradisional Wameo Kota Baubau secara tiba-tiba roboh pada Senin (28/10/2024) siang sekira pukul 13.00 Wita. Video ambruknya bangunan tersebut direkam sejumlah warga yang kemudian beredar di media sosial.
Namun pada video tersebut hanya memperlihatkan momen sesudah bangunan ambruk. Seperti salah satu video berdurasi 60 detik, yang memperlihatkan sejumlah warga mencoba menyusuri reruntuhan bangunan yang terbuat dari beton tersebut, guna memastikan ada atau tidaknya warga yang tertimpa reruntuhan.
Video lainnya memperlihatkan salah seorang wanita dengan kondisi tangan terluka.
Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali, menyebutkan bahwa total kendaraan yang tertimpa reruntuhan adalah sembilan unit, terdiri dari dua mobil dan tujuh sepeda motor.
Kemudian terdapat dua orang warga yang terluka. Kedua korban, kata Muslimin sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baubau untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurutnya, Pemkot sudah memasang baleho peringatan agar tidak ada aktifitas di area bangunan, sebab kondisi bangunan yang dinilai sudah rapuh dan berpotensi roboh.
Hanyasaja diduga baleho peringatan itu terkesan di abaikan sehingga menimbulkan korban luka.
“Entah kenapa Pemkot Baubau sudah beberapa kali menghimbau tapi masih ada aktifitas pedagang disana. Apakah mereka tidak hiraukan atau karena alasan mencari rezki sehingga mereka tetap beraktifitas di tempat itu,” katanya.
Muslimin Hibali mengatakan, bangunan tersebut merupakan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sehingga Pemkot Baubau tidak memiliki kewenangan untuk merobohkan bangunan tersebut meski sudah membahayakan.
Sementara itu, salah seorang warga, Iwan, mengatakan, bangunan tersebut digunakan sebagai lokasi berjualan para pedagang ayam, buahan dan juga sayuran.
“Biasanya saya datang disini untuk beli kebutuhan sayur buat orang dirumah. Karena kan kalau beli disini lebih gampang saya jangkau,”kata Iwan.







































































