Peran Guru Paud Dinilai Penting Untuk Cegah Tekan Kekerasan pada Anak

- Jurnalis

Selasa, 20 Juni 2023 - 01:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baubau – Ketua Bunda Paud, Wa Ode Nursanti, Selasa (20/6/2023) memberikan edukasi pada guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) se-Kota Baubau dalam menekan angka kekerasan terhadap anak usia dini di gedung Aula Dinas DPPPA.

Menurut Nursanti, guru Paud berperan penting dalam mendidik anak usia dini, sebab terlepas dari didikan orang tua dirumah, anak juga mendapatkan pendidikan ditingkat Taman Kanak-kanak (TK) untuk memperoleh edukasi advokasi dan bimbingan.

“Mengapa yang diundang guru dan Kepala Sekolah (Kepsek), karena setelah anak-anak didik dirumah oleh kedua orang tuanya kemudian diserahkan kelembaga sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak kita olehnya antara orang tua dan sekolah harus terbangun komunikasi yang baik,” kata Istri Wali Kota Baubau ini.

Baca Juga :  Tradisi Pekande-kandea bakal Ramaikan HUT Kota Baubau

“Apalagi sekarang banyak terjadi kekerasan seksual terhadap anak-anak, kita pendampingan dari rumah oleh kedua orang tua dengan pihak sekolah akan meminimalisir kekerasan seksual terhadap anak,” sambungnya.

Kata Nursanti, bentuk sosialisasi dan edukasi pada Paud melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Baubau serta Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) yang di sampaikan sejak dini kepada anak agar di perkenalkan.

“Yang perlu dilakukan kepeda anak-anak usia dini adalah memperkenalkan anggota tubuhnya agar anak tersebut sejak dini tahu fungsinya sehingga dia menjaganya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPPPA Kota Baubau Abdul Rahman menuturkan, peserta didik Paud, selain pada gurunya ia juga bersama orangtuanya, olehnya itu, kita memanggil guru-guru (Paud) agar bisa memberikan edukasi.

Baca Juga :  Bapas Baubau Gandeng Pokmas Lipas Adakan Bimbingan Kemandirian Pembuatan Ayam Geprek

“Karena kita melihat masi banyak yang terjadi pelecehan dan kekerasan pada anak-anak usia dini, dan itu bisa jadi dilakukan orang-orang disekitarnya atau orang lain,” pungkasnya.

Rahman mengaku, pihaknya akan menyampaikan edukasi, advokasi dan bimbingan terhadap usia dini bukan hanya di tingkat TK bahkan sampai SD, SMP dan SMA untuk menekan angka kekerasan seksual terhadap peserta anak didik yang masi duduk di bangku sekolah.

“Kegiatan ini (edukasi) merupakan bagian dari roadshow (keliling kota Baubau) dan Insyaallah kita akan ke sekolah SD, SMP, SMK, yang sekolah kita bisa jangkau,” kata Rahman.

Berita Terkait

Bang Jay Serahkan Bantuan Alsintan, Bentuk Perhatian Sektor Pertanian
Kerukunan Keluarga Pulau Binongko Rayakan Hari Jadi Ke- 29
Warga Binaan Lapas Baubau Nobar Film Edukasi
Kepala Lapas Baubau Ikut Serta Dalam Pemusnahan Barang Bukti di Kejari
Warga Binaan Lapas Baubau Ikuti Ujian Penyetaraan Paket C di Balik Jeruji
Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Walikota Baubau Tegaskan Komitmen Bangun Daerah
Sempat Hilang, Nelayan Baubau Ditemukan Meninggal
Lapas Baubau Gandeng Unidayan Wujudkan Pendidikan dan Kemandirian WBP

Berita Terkait

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:35 WITA

Bang Jay Serahkan Bantuan Alsintan, Bentuk Perhatian Sektor Pertanian

Selasa, 3 Juni 2025 - 13:57 WITA

Kerukunan Keluarga Pulau Binongko Rayakan Hari Jadi Ke- 29

Senin, 19 Mei 2025 - 17:31 WITA

Warga Binaan Lapas Baubau Nobar Film Edukasi

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:52 WITA

Kepala Lapas Baubau Ikut Serta Dalam Pemusnahan Barang Bukti di Kejari

Sabtu, 3 Mei 2025 - 19:30 WITA

Warga Binaan Lapas Baubau Ikuti Ujian Penyetaraan Paket C di Balik Jeruji

Berita Terbaru

Buton

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 1 Jul 2025 - 06:59 WITA