Kasus HIV Naik Signifikan, Dinkes Buton Selatan Ingatkan Penggunaan Kondom

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedy Hasriady

Dedy Hasriady

Batauga – Dinas Kesehatan (Dinkes) Buton Selatan (Busel) mencatat hingga Juli 2024, jumlah kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Aids di negeri gajah mada mencapai 19 kasus.

Hal itu dikatakan Kepala Dinkes Buton Selatan Dedi Hasriady. Jumlah tersebut kata Dedi mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 9 kasus.

“Sangat signifikan sekali kenaikanya. Persentasenya 111 persen. Angka ini masih dinamis, bisa berubah dan bertambah mengingat pendataannya masih Juli 2024, belum di perbaharui hingga Desember 2004,” katanya.

Dedi Hasriady, mengakui bahwa penambahan kasus HIV di Busel yang signifikan tersebut menciptakan situasi mengkhawatirkan ditengah masyarakat. Apalagi memang penderita HIV di Busel yang terdeteksi merupakan warga yang pulang setelah merantau atau melakukan perjalanan keluar daerah.

Baca Juga :  Bupati Adios Pilih Bangun Kantor Bupati Buton Selatan di Desa Ini, bukan di Laompo

“Penyebaran virus ini biasanya melalui layanan prostitusi terselubung yang disediakan oleh para pekerja seks komersial (PSK) yang tidak terdeteksi. Jasa para pekerja ini biasa digunakan pria dewasa untuk melampiaskan hasrat seksualnya,” katanya.

Sebab itu, Dedy Hasriady menganjurkan untuk menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom. Meski begitu dia tidak membenarkan hubungan suami istri dilakukan diluar nikah.

Lebih lanjut dikatakan, untuk meredam laju pesebaran HIV/Aids di negeri gajah Mada, Pemkab Busel melalui Dinkes melakukan terobosan baru
yakni program Mobile voluntary Counseling Testing HIV AIDS Buton Selatan (M_VCT HAKOBUS), dimana pihaknya menyiapkan mobil yang akan berkeliling serta mengedukasi masyarakat tentang bahayanya Penyakit HIV Aids dan bagaimana cara menghadapinya.

Baca Juga :  Sekda Buton Selatan Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Kemenag

“Masa inkubasi HIV Aids itu enam bulan dari awal penularan. Jadi mobil kelililing ini akan memberikan edukasi seperti itu termasuk cara penularan dan mengatasinya,” katanya.

Dedi berharap, bagi warga yang usai melakukan perjalanan luar daerah dalam kurun waktu lama, agar kiranya memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Selain untuk mengetahui kondisi kesehatannya, pemeriksaan itu juga agar melindungi keluarganya jika terdeteksi HIV.

Selain HIV, Dedi juga mengingatkan warga Busel untuk mewasdai penyakit DBD dan diare yang meningkat disaat musim penghujan seperti saat ini. Apalagi penyakit tersebut telah menelan korban jiwa. ” Tahun ini ada satu warga yang meninggal karena DBD,” katanya.

Berita Terkait

BKPSDM Busel Lakukan Monitoring Disiplin ASN di Sejumlah OPD
Dilantik Jadi Ketua IKMALTA, Marlan Ajak Perkuat Solidaritas
La Ode Hasruddin Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Buton Selatan Periode 2025-2030
Sambut Idul Adha, Pemkab Buton Selatan Siapkan 1200 Paket Sembako Murah
Kecamatan Lapandewa Resmi Menjadi Kampung Bawang Merah
Polsek Lapandewa Pantau Perayaan Kelulusan di SMAN 1, Cegah Aksi Konvoi Motor Ugal-ugalan
Kapolres Buton Hadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional di Bumi Gajah Mada
Disdik Busel Gelar Ragam Lomba Sambut Hardiknas, Kepala Sekolah Hingga Murid Turut Adu Skill

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 07:35 WITA

BKPSDM Busel Lakukan Monitoring Disiplin ASN di Sejumlah OPD

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:01 WITA

Dilantik Jadi Ketua IKMALTA, Marlan Ajak Perkuat Solidaritas

Selasa, 27 Mei 2025 - 16:37 WITA

La Ode Hasruddin Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Buton Selatan Periode 2025-2030

Minggu, 25 Mei 2025 - 22:03 WITA

Sambut Idul Adha, Pemkab Buton Selatan Siapkan 1200 Paket Sembako Murah

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:46 WITA

Kecamatan Lapandewa Resmi Menjadi Kampung Bawang Merah

Berita Terbaru

Buton Selatan

BKPSDM Busel Lakukan Monitoring Disiplin ASN di Sejumlah OPD

Kamis, 3 Sep 2026 - 07:35 WITA