Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh, Operasi Pencarian Lansia Hilang di Buton Dihentikan

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasarwajo – Pencarian tehadap seorang Wanita Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Buton bernama Wa Soeladi (74) yang hilang di kebun Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton dihentikan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama tujuh hari

Namun, jika di hari kemudian ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, kemungkinan operasi SAR tersebut dapat dibuka kembali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Kendari, Amiruddin A.S menjelaskan Tim SAR telah berupaya semaksimal mungkin dalam melakukan pencarian.

Di pencarian hari ketujuh , Pencarian dilakukan dengan membagi dua Tim. Pertama melakukan pencarian dengan essar berbanjar sisi BD ke AC menuju sejauh 2.02 KM dengan luas pencarian 2,3 KM² serta melakukan penyisiran dengan menggunakan drone thermal.

Lalu, Tim 2 melakukan penyisiran dan memberikan informasi kepada masyarakat desa Sumber Sari dan Desa Labuandere sejauh 11 KM.
Namun, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban di area tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Buton Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Pasar Melalui Rabu Belanja

“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tanda-tanda keberadaan korban tidak ditemukan serta hasil evaluasi dan koordinasi dengan potensi sar yang berada dilapangan serta keluarga korban, Operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 (satu) orang yang diduga hilang di kebun Desa Kumbewaha Kecamatan Siotapina dinyatakan ditutup, Seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing. Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,” Ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/4/2025).

Lanjut, ia menjelaskan kronologis peristiwa itu bermula pada Sabtu 12 April 2025 korban bersama suaminya pergi dan tinggal di kebun.

Baca Juga :  Pj Bupati Buton Bangga Keragaman Budaya Masih Dipertahankan

Namun, pada tanggal 23 April 2025 sekitar pukul 06.30 Wita pasangan tersebut pergi ke Desa Sumber Sari untuk membeli beras karena mereka kehabisan stok beras di kebun.

Pada saat perjalanan kembali ke kebun setelah membeli beras, suami korban berjalan duluan menuju kebun meninggalkan korban yang menyusul kemudian, hingga pukul 10.00 Wita korban belum juga tiba dikebun sehingga suami korban memutuskan untuk kembali berjalan untuk mencari korban namun korban tidak ditemukan dalam perjalanan kembali tersebut, selanjutnya suami korban menyampaikan kepada anaknya Amiruddin (pelapor) untuk dilakukan Pencarian bersama dengan masyarakat sekitar hingga pukul 18.00 Wita korban belum ditemukan.

Berita Terkait

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum
Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA
Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula
Bupati Buton Lepas Atlet Kempo Menuju Kejurnas Shorinji Kempo 2025
Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara
Serahkan SK CPNS Formasi 2024, Bupati Buton Tekankan Integritas dan Loyalitas
Pemkab Buton Kembali Sosialisasi Pembentukan KIM

Berita Terkait

Jumat, 12 September 2025 - 07:43 WITA

Tepis Isu Miring, PT Putindo Sebut MoU bersama Pemkab Buton Sah Menurut Hukum

Jumat, 11 Juli 2025 - 18:38 WITA

Pemkab Buton Cegah Tindak Pidana Perdagangan Manusia dan KtPA

Selasa, 1 Juli 2025 - 06:59 WITA

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:00 WITA

Bupati Buton Menari Mangaru di Pesta Adat Pidoana Kuri Wabula

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:05 WITA

Polres Buton Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara

Berita Terbaru

Buton

Pemkab Buton Komitmen Tingkatkan Layanan Publik

Selasa, 1 Jul 2025 - 06:59 WITA