Pasarwajo – Momen libur akhir tahun kerap diikuti dengan kenaikan harga bahan pokok. Alasannya selalu sama, terjadi kelangkaan akibat kendala pasokan barang, sementara jumlah permintaan meningkat.
Mengingat persoalan yang kerap berulang itu, Wakil Ketua DPRD Buton, La Madi mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton agar menyediakan pasokan pangan yang cukup guna menjaga stabilitas harga diakhir tahun.
Pasalnya setiap jelang libur akhir tahun, permintaan warga terhadap bahan pangan kerap mengalami peningkatan. Adanya kenaikan harga tentu akan membebani biaya rumah tangga masyarakat Buton.
“Biasanya di akhir tahun ada peningkatan kebutuhan atau permintaan,” ujar La Madi, di temui di gedung DPRD Buton.
Dengan semakin dekatnya libur akhir tahun, Ia berharap pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat bersinergi untuk menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi semua kalangan.
Legislator dari partai PKS ini juga mengingatkan masyarakat Buton untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang libur akhir tahun.
Sementara itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (18/12/2024) tersebut menyasar dua pasar utama, yakni Pasar Kaloko di Kelurahan Takimpo dan Pasar Sabho di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo.
Dari hasil pantauan, ketersediaan bahan pokok di kedua pasar tersebut relatif mencukupi, dengan harga sejumlah komoditas terpantau stabil. Namun, beberapa pedagang melaporkan adanya kenaikan harga pada bawang merah, meskipun komoditas lain seperti telur dan ikan masih berada pada kisaran harga normal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat selama periode Nataru.
“Kami akan terus memantau perkembangan harga dan memastikan pasokan bahan pokok aman. TPID akan segera mengambil langkah antisipatif apabila ditemukan potensi inflasi akibat kenaikan harga komoditas tertentu,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemiab Buton.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Buton dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman tanpa khawatir terhadap ketersediaan maupun harga bahan kebutuhan pokok.







































































