Batauga – Penjabat (Pj) Bupati Buton Selatan, Ridwan Badallah menekankan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke fasilitas kesehatan, terutama Puskesmas yang dilaporkan tidak memberikan pelayanan maksimal. Ini sebagai bentuk komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik di wilayahnya.
“Kalau benar ada Puskesmas yang melayani hingga pukul 10.00 pagi, saya akan sidak. Jika saya temukan pegawai yang malas atau tidak disiplin, mereka akan saya copot, ” katanya.
Ia menekankan bahwa langkah tersebut bukan untuk mencari kesalahan ASN, melainkan memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Menurutnya, tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan terbaik tanpa kompromi pada kualitas dan etika kerja.
Ridwan juga menegaskan gaya kepemimpinannya yang cukup aktif dilapangan. Baginya, pemimpin tidak hanya cukup memberikan arahan dari balik meja, tetapi harus turun langsung untuk memantau kondisi dilapangan.
“Pimpinan itu harus di lapangan, bukan hanya duduk di belakang meja. Dengan begitu, staf tahu bahwa pimpinan selalu ada dan peduli, ” katanya.
Pendekatan ini menurut Ridwan adalah bentuk kepedulian terhadap kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. Dengan kehadiran langsung dari seorang pemimpin, Ia berharap dapat memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan sekaligus mengatasi berbagai kendala yang mungkin terjadi.
Langkah tegas ini mencerminkan visi Ridwan untuk mencipatkan sistem pelayanan kesehatan yang disiplin, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan setara kepada semua kalangan tanpa diskriminasi.
Komitmen Ridwan untuk memastikan pelayanan optimal disetiap fasilitas kesehatan menjadi sinyal positif bagi masyarakat Buton Selatan. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih efektif dan pelayanan yang semakin berkualitas bagi seluruh warga.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meminta untuk lebih berani dalam menindak oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK yang tidak memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna perdana di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/10/2024) lalu.
“Jangan ragu kalau saudara tidak puas pejabat di bawah. Segera laporkan segera kita ganti,” terangnya.
“Tidak ada yang kebal, yang tidak patuh tidak bekerja keras buat bangsa dan rakyat saudara saudara copot segera. Suruh tinggal di rumah saja, dari pada buat susah kita,” tegas Prabowo.







































































